
dppkb.makassarkota, Makassar | Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, menghadiri secara resmi pembukaan Festival Daur Bumi 2025 yang digelar di Gedung Balai Prajurit M. Yusuf,
Festival ini dibuka oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Ny. Melinda Aksa Munafri, serta Sekretaris Daerah Kota Makassar. Pembukaan juga dihadiri seluruh Kepala SKPD dan Camat se-Kota Makassar, menandai kuatnya komitmen pemerintah kota dalam menggerakkan kepedulian lingkungan di seluruh wilayah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan bahwa Festival Daur Bumi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata yang harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Hari ini kita berkumpul untuk mengingatkan kembali bahwa masa depan kota ini sangat ditentukan oleh cara kita memperlakukan lingkungan. Festival Daur Bumi adalah ruang inovasi, ruang edukasi, dan ruang kolaborasi. Saya mengajak seluruh warga Makassar untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai gaya hidup, bukan hanya kewajiban,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kota menargetkan akselerasi pengurangan sampah melalui sinergi pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat umum.
“Makassar memiliki potensi besar menuju kota berkelanjutan. Inovasi daur ulang dan pengolahan sampah yang kita tampilkan di festival ini adalah bukti bahwa kita mampu. Tugas kita sekarang adalah memperluas implementasinya di tiap kecamatan, tiap kelurahan, bahkan di rumah tangga kita sendiri,” ujarnya.
Festival Daur Bumi 2025, yang berlangsung hingga 14 Desember, menampilkan berbagai inovasi pengelolaan limbah seperti ecobrick, kerajinan berbahan daur ulang, teknologi pemilahan sampah, hingga solusi pengolahan limbah organik. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama menuju Makassar yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
